Kecanggihan teknologi memungkinkan masyarakat melakukan banyak hal
dengan cara yang jauh lebih mudah. Bahkan tak sedikit hal yang tadinya
terlihat mustahil berubah menjadi hal yang sangat mungkin untuk
dilakukan. Ingin punya alikasi Android sendiri tapi tidak bisa coding?
Atau ingin belajar algoritma pemrograman Android tapi tidak ingin
berhadapan dengan barisan kode yang rumit? App Inventor memungkinkan hal
tersebut dan membuat proses belajar pemrograman terasa lebih mudah dan
menyenangkan. Dengan aplikasi ini, membuat aplikasi Android tanpa coding bukan lagi menjadi hal yang mustahil.
App Inventor sebenarnya merupakan aplikasi open source berbasis web yang diciptakan oleh Google. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendorong mereka yang tidak bisa coding
untuk belajar algoritma pemrograman hingga tertarik untuk mempelajari
pemrograman lebih jauh. Namun kini, pengelolaan aplikasi ini telah
dialihkan ke MIT (Massachusetts Institute of Technology).
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat aplikasi Android, mungkin Anda
akan tertarik dengan aplikasi yang satu ini. Dan sebagai salah satu
bahan referensi, berikut kami rangkum cara membuat aplikasi Android
dengan MIT App Inventor.
1. Membuka Aplikasi MIT App Inventor

MIT App Inventor sebenarnya bisa dijalankan secara online maupun offline.
Namun ada perbedaan mendalam antara keduanya, khususnya dalam hal
instalasi dan konfigurasi. Ada serangkaian proses yang cukup panjang
untuk menginstal MIT App Inventor dan menggunakannya secara offline.
Namun untuk sarana pembelajaran, sebaiknya Anda mulai dari versi
onlinenya saja. Setidaknya Anda tidak perlu pusing dengan proses
instalasi yang rumit dan bisa langsung mulai membuat aplikasi Android.
Untuk mengakses MIT App Inventor online, Anda bisa mengunjungi
appinventor.mit.edu. Ini adalah homepage MIT App Inventor. Di sini Anda
akan dihadapkan pada berbagai informasi seputar App Inventor, termasuk
program-program pendidikan yang terkait dengannya. Sebelum menjalankan
MIT App Inventor, pilih menu get started untuk mempelajari
lebih jauh tentang tata cara memulai menggunakan aplikasi ini. Untuk
mengakses aplikasi MIT App Inventor, dari sini Anda bisa langsung
mengklik tautan yang mengarah ke ai2.appinventor.mit.edu.
2. Login dengan Akun Google

Saat pertama kali mengakses MIT App Inventor, pengguna akan diminta
untuk login dengan akun Google miliknya. Masukkan username dan password
akun Google Anda, setelah itu Anda akan diarahkan ke halaman permission request yang berisi permintaan izin untuk mengakses beberapa informasi akun Google Anda. Di sini cukup pilih Allow, setujui terms of service yang muncul setelahnya dan aplikasi MIT App Inventor akan terbuka.
3. Mulai Membuat Project Baru

Kini halaman utama aplikasi MIT App Inventor telah terbuka. Dari
sini, Anda bisa mulai membuat aplikasi baru dengan mengklik tombol Start New Project atau melalui menu Projects->Start New Project. Selanjutnya beri nama project yang ingin Anda buat.
4. Konfigurasi Awal App Inventor

Sebelum mulai membuat aplikasi Android tanpa coding,
pastikan dulu untuk melakukan beberapa konfigurasi dasar, khususnya
pada bagian layar smartphone. Untuk permulaan, sebaiknya ubah layar
smartphone agar tidak dapat discroll. Anda juga bisa mengubah beberapa
konfigurasi lain pada layar utama smartphone melalui jendela properties
yang ada pada sisi sebelah kanan.
5. Menambahkan Komponen yang Dibutuhkan

Kini tambahkan komponen canvas terlebih dahulu. Anda bisa mengakses komponen ini pada jendela Palette pada sub menu Drawing and Animation. Drag and drop fungsi canvas ke layar smartphone sehingga pada jendela Components muncul satu lagi komponen baru yakni Canvas. Tambahkan juga komponen lain seperti sensor accelerometer. Anda bisa menemukan sensor ini di jendela Palette->Sensors. Tambahkan komponen ini dengan cara yang sama seperti sebelumnya, yakni dengan melakukan drag and drop ke layar smartphone yang ada pada jendela Viewer.
Jangan lupa untuk mengatur lebar canvas agar lebih sesuai dengan
ukuran layar smartphone. Anda bisa melakukannya dengan mengklik komponen
canvas dan atur lebar canvas menjadi fill parent melalui jendela Properties.
6. Mengatur Block Editor

Desain tampilan utama aplikasi telah selesai dibuat. Kini waktunya masuk ke halaman Blocks untuk mulai menyusun sisi backendaplikasi yang ingin dibuat. Untuk melakukannya, klik tombol Blocks yang ada pada bagian kanan atas interface MIT App Inventor. Setelah mengklik tombol tersebut, maka Anda akan berpindah dari jendela designer ke jendela blocks.
Blocks editor adalah tempat dimana setiap aktivitas dan
interaksi pengguna diproses. Di sinilah Anda bisa mengatur apa yang akan
terjadi jika interaksi tertentu dilakukan melalui layar smartphone.
Pada sisi kiri blocks editor, terdapat jendela Blocks yang berisi komponen yang telah Anda tambahkan sebelumnya seperti canvas dan sensor accelerometer. Ada juga komponen built-in seperticontrol, logic, math dan lain-lain.
7. Mulai Coding dengan Blocks

Pada dasarnya, MIT App Inventor bekerja dengan logika yang sama
seperti pemrograman pada umumnya. Hanya saja perintah-perintah yang
biasa diketik pada proses coding diganti dengan cara yang lebih menyenangkan dan lebih mudah. Cukup dengan drag and drop saja, Anda bisa menambahkan baris perintah yang Anda inginkan.
Pada tutorial membuat aplikasi Android tanpa coding
kali ini, kita akan membuat aplikasi menggambar sederhana. Namun
sebelumnya, atur terlebih dahulu komponen canvas dengan cara mengklik
komponen canvas yang ada pada jendela blocksdilanjutkan dengan memilih perintah yang diinginkan.
Agar terbentuk garis pada layar smartphone saat pengguna menggerakkan jarinya, klik komponen canvas dan pilih block when canvas1.Dragged. Kemudian klik komponen canvas lagi dan pilih block call canvas1.DrawLine. Setelah itu ambil block Get yang dapat ditemukan pada jendela Blocks->Built-In->Variables. Tambahkan perintah Get hingga semua slot pada block call canvas1.DrawLineterisi.
Untuk menghapus garis yang sudah dibuat, di sini akan digunakan
sensor accelerometer. Nantinya, garis yang dibuat pada canvas akan
terhapus cukup dengan menggoyangkan smartphone. Untuk membuatnya, pilih
block when AccelerometerSensor1.Shaking yang dapat diakses pada jendela Blocks->Screen1->AccelerometerSensor1. Setelah itu tambahkan block call Canvas1.Clear yang dapat diambil dari block canvas1 dan tempelkan pada block when AccelerometerSensor1.Shaking.
8. Test Aplikasi yang telah Dibuat

Setelah semua proses di atas selesai dilakukan, kini tiba saatnya
melakukan test aplikasi. Untuk melakukan test, Anda membutuhkan
smartphone yang terhubung ke internet. Selanjutnya download MIT AI2 Companion melalui Play Store dan masukkan kode unik yang muncul saat Anda memilih menu Connect->All Companion
pada halaman utama MIT App Inventor. Pastikan untuk memasukkan kode
tersebut saat MIT AI2 Companion telah terinstal pada perangkat Anda.
Jika sudah selesai, Anda bisa mulai mencoba aplikasi yang baru saja
dibuat melalui smartphone Anda.
Meski dapat digunakan untuk membuat aplikasi tanpa coding,
pada dasarnya MIT App Inventor adalah aplikasi pembelajaran untuk
mengajarkan pemrograman dengan cara yang lebih menyenangkan. Sebenarnya
logika dalam pemrograman tidak hanya bermanfaat untuk para praktisi IT
saja. Masyarakat secara umum juga bisa memperoleh manfaat besar darinya.
Namun tentu saja, MIT App Inventor tetap bisa dimanfaatkan untuk membuat aplikasi Android tanpa coding dan bersenang-senang dengan aplikasi buatan sendiri.
No comments:
Post a Comment